Legislator China telah mengusulkan agar sistem baru dibuat untuk membatasi jumlah waktu penggunaan smartphone bagi mereka yang berusia di bawah 18 tahun. Hal ini disampaikan dalam pernyataan yang diterbitkan oleh regulator dunia maya China pada Rabu kemarin. Dikutip dari laman , Kamis (4/8/2023), Cyberspace Administration of China (CAC) berharap penyedia ponsel pintar memperkenalkan 'mode minor' yang akan melarang pengguna di bawah umur mengakses internet ada perangkat seluler mereka mulai pukul 22.00 hingga 06.00.
Legislator China telah mengusulkan agar sistem baru dibuat untuk membatasi jumlah waktu penggunaan smartphone bagi mereka yang berusia di bawah 18 tahun. Dalam draf pedoman mereka, regulator juga meminta pembatasan jumlah waktu akses internet bagi anak di bawah umur, tergantung pada usia mereka. Sementara itu pengguna antara usia 16 hingga 18 tahun akan diizinkan mengakses internet dua jam sehari, lalu anak anak berusia 8 hingga 16 tahun dapat mengakses selama satu jam.
Kenapa Diberinama Sesar Sumedang? Ini Penjelasan dan Alasan BMKG Buka Suara Soal Ferdy Sambo Tak Ada di Lapas Cipinang, Mahfud MD Ungkap Alasannya: Boleh Minta China Usul Batasi Penggunaan Teknologi Pada Anak anak
Berita Populer, Kalapas Bantah Pernyataan Alvin Lim soal Sambo, Siswi SMP Dicabuli Guru Ngaji Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 6 Halaman 60 61 62 63 Pembelajaran 3 Subtema 2 Halaman 3 Isu Ferdy Sambo Tak di Lapas Cipinang, Mahfud MD Beber Keberadaannya: Tidak Ada Perlakuan Istimewa
Anak di Bawah Umur Dijadikan Objek Pornografi, Sosiolog Soroti Penggunaan Handphone Pada Anak Kunci Jawaban PAI Kurikulum Merdeka Kelas 5 SD Halaman 152 153 154, Bab 6: Ayo Berlatih Halaman 4 Kemudian mereka yang berusia di bawah 8 tahun hanya akan diizinkan menggunakan internet selama 40 menit per hari.
Kendati demikian, CAC menekankan bahwa sistem harus mengizinkan fungsi smartphone tertentu selama jam malam, seperti panggilan darurat hingga aplikasi pendidikan yang disetujui oleh orang tua. Aturan tersebut juga meminta penyedia konten untuk membuat kumpulan video dan game terpisah untuk anak di bawah umur yang 'mempromosikan nilai nilai inti sosialisme' dan 'budaya tradisional China'. Perusahaan teknologi China memiliki waktu hingga 2 September mendatang untuk mengirimkan umpan balik mereka atas proposal tersebut, namun belum jelas kapan tepatnya aturan baru itu akan diterapkan.
Sementara itu, investor telah bereaksi, dengan tergelincirnya saham di perusahaan teknologi besar China sesaat setelah pedoman CAC diumumkan. Tencent turun 3 persen, dan layanan video Bilibili serta Kuaishou masing masing turun 7 persen dan 3,5 persen. Pakar Hukum Xia Hailong juga mencatat bahwa aturan yang diusulkan akan membutuhkan 'banyak upaya dan biaya tambahan untuk diterapkan secara benar'.
"Itulah sebabnya sebagian besar perusahaan internet kemungkinan akan memilih untuk langsung melarang anak di bawah umur menggunakan layanan mereka," kata Hailong. Pedoman baru CAC ini muncul dua tahun setelah otoritas China memberlakukan jam malam untuk pengguna internet di bawah usia 18 tahun, membatasi mereka hanya untuk bermain game online selama tiga jam dalam seminggu. Langkah itu dimaksudkan untuk melawan kualitas adiktif dari video game dan mempromosikan gaya hidup yang lebih sehat.
China merupakan salah satu negara pertama di dunia yang menyebut 'kecanduan internet' sebagai gangguan klinis yang mengancam anak di bawah umur. Selama dekade terakhir, pemerintah China telah meluncurkan beberapa ratus kamp pelatihan yang dirancang untuk memberantas kecanduan internet dengan menempatkan remaja melalui pelatihan fisik ala militer. Artikel ini merupakan bagian dari
KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.